Poker online adalah permainan strategi, psikologi, dan pengambilan keputusan. Banyak pemula masuk ke meja tanpa persiapan, hanya mengandalkan keberuntungan dan berharap kartu bagus datang dengan sendirinya. Padahal pemain berpengalaman di meja online tahu bagaimana memanfaatkan kelemahan pemula — salah satu alasannya mengapa pemula sering cepat kalah. Untuk bertahan di meja, pemula perlu teknik dasar yang simpel tetapi efektif. Bukan teknik rumit seperti bluffing agresif atau membaca tells lawan tingkat tinggi, tetapi pondasi permainan yang membuat keputusan lebih akurat dan mengurangi kerugian tidak perlu. Berikut 5 teknik penting yang wajib dipahami pemula agar tidak menjadi sasaran mudah pemain lain.
Bermain Lebih Sedikit Kartu: “Tight is Right”
Kesalahan terbesar pemain pemula adalah memainkan terlalu banyak jenis kartu, termasuk kartu jelek seperti:
- 7♣ 2♦
- 9♠ 3♥
- 10♣ 4♦
Kartu gap rendah tanpa potensi
- Pemula sering merasa sayang untuk fold karena ingin melihat flop, padahal setiap flop yang dilihat berarti:
- uang yang dikeluarkan lebih banyak
- risiko semakin besar
- posisi semakin sulit jika lawan memiliki kartu lebih kuat
- Strategi paling aman:
- Hanya mainkan kartu premium dan kartu yang memiliki potensi kuat.
- Hindari kartu acak hanya karena penasaran.
- Contoh kartu yang layak dimainkan:
- AA, KK, QQ, JJ
- AK, AQ, AJ
- KQ, KJ suited
- 10J suited
Pasangan kecil (pocket pairs) untuk set mining. Bermain sedikit kartu, tetapi bermutu tinggi, membuat pemula tidak mudah dipancing oleh pemain yang lebih berpengalaman.

Jangan Pernah Masuk Pot Tanpa Posisi — Posisi Adalah Senjata
Di poker online, posisi adalah salah satu faktor paling penting. Pemula sering tidak memahami mengapa mereka kalah meskipun memiliki kartu bagus. Penyebabnya sering terkait posisi.
- Posisi terbaik adalah button (dealer), diikuti oleh posisi late lainnya. Dari posisi ini, pemain:
- bisa melihat tindakan lawan lebih dulu
- mampu memutuskan apakah pot aman untuk dimainkan
- dapat mengontrol ukuran pot
- Sebaliknya, posisi buruk seperti small blind dan big blind membuat pemula:
- sulit membaca kekuatan lawan
- dipaksa bermain pot lebih besar tanpa informasi
- mudah terjebak call yang tidak perlu
- Aturan dasar:
- Mainkan lebih banyak kartu dari posisi late
- Kurangi permainan dari posisi early
- Hindari konfrontasi besar ketika tidak punya posisi
Pemain berpengalaman sangat suka menyerang pemula yang tidak memahami posisi.
Jangan Hanya Call — Ketahui Kapan Harus Raise atau Fold
Pemula identik dengan call-call-call, atau biasa disebut “calling station”. Kebiasaan ini sangat buruk karena:
- lawan dengan mudah membaca gaya bermain
- pemain kehilangan kesempatan untuk mencuri pot
- pemain tidak membangun pot ketika memegang kartu bagus
Tiga aturan dasar yang harus diingat:
- Jika kartu kuat → Raise
Tunjukkan kekuatan dan buat lawan membayar lebih mahal untuk melihat kartu berikutnya.
- Jika kartu tidak meyakinkan → Fold
Fold bukan berarti pengecut, tetapi keputusan cerdas untuk menyelamatkan modal.
- Jika kartu biasa saja → Hindari Call berlebihan
Call hanya tepat jika:
- pot odds mendukung
- kartu punya potensi (suited connector)
- lawan tidak terlalu agresif
Tujuan pemula adalah menghindari situasi sulit, bukan memaksa diri dalam konflik melawan pemain agresif.
Kenali Jenis Pemain dan Gunakan Informasi untuk Menguntungkan Diri Sendiri
Di meja poker online, pemula sering tidak memperhatikan gaya bermain lawan. Padahal setiap pemain memiliki pola yang bisa dibaca:
- agresif
- pasif
- ketat
- longgar
Pemain agresif suka raise dan bluff, sedangkan pemain pasif lebih sering call.
Pemain ketat hanya memainkan kartu bagus, sedangkan pemain longgar memainkan hampir semua kartu. Mengidentifikasi tipe lawan penting karena menentukan keputusan Anda. Contoh strategi sederhana:
- Lawan agresif → tunggu kartu kuat, biarkan dia membangun pot untuk Anda.
- Lawan pasif → hindari bluff karena mereka cenderung call.
- Lawan longgar → mainkan kartu premium dan raih value sebanyak mungkin.
- Lawan ketat → curi pot kecil ketika mereka fold terlalu sering.
Pemula yang belajar mengamati lawan akan naik level lebih cepat dibanding hanya fokus pada kartunya sendiri.
Kelola Emosi dan Modal: Hindari Tilt, Bermain Santai, dan Disiplin Batas
Pemain pemula sering kalah bukan karena salah strategi, tetapi karena emosi mengambil alih permainan.
Istilahnya: tilt.
- Tilt terjadi ketika:
- kalah kartu bagus
- kalah coin flip
- di-bluff lawan
- bermain terlalu lama
terbawa emosi karena ingin balas dendam.
- Saat tilt, pemain:
- membuka lebih banyak kartu jelek
- melakukan raise tidak perlu
- mengejar kekalahan tanpa berpikir
- kehilangan seluruh modal dengan cepat
Cara menghindari tilt:
- Gunakan batas waktu bermain
Bermain terlalu lama membuat keputusan menurun.
- Tentukan batas kemenangan & kekalahan
- Jika target tercapai, berhenti.
- Jika rugi sesuai batas, berhenti.
- Jangan langsung masuk meja baru setelah kalah
Ambil jeda 10–15 menit untuk menenangkan diri.
- Jangan bermain karena emosi
- Poker adalah permainan keputusan, bukan pelampiasan.
- Manajemen modal dan emosi yang stabil sering lebih penting daripada teknik kartu itu sendiri.
Pemula Bisa Bertahan, Asal Memahami Dasar Strategi
Lima teknik poker online untuk pemula agar tidak jadi mangsa meja adalah:
- Mainkan kartu yang bagus saja — semakin sedikit kartu dimainkan, semakin kecil risiko kalah.
- Gunakan posisi — bermain dari posisi late memberikan informasi lebih banyak.
- Jangan hanya call — gunakan fold dan raise secara seimbang.
- Perhatikan tipe lawan — ambil keputusan sesuai gaya bermain lawan.
- Kelola emosi dan modal — tanpa kontrol emosi, strategi sehebat apa pun tidak berguna.
Poker bukan permainan keberuntungan murni. Pemain berpengalaman menang karena membuat keputusan lebih baik, lebih konsisten, dan lebih disiplin dibanding pemula. Dengan memahami teknik ini, pemula tidak akan mudah dimanfaatkan lawan dan memiliki fondasi kuat untuk berkembang lebih jauh.










Leave a Reply